Cara Mengatasi Atap Dak Beton Rembes dan Bocor

Cara Mengatasi Atap Dak Beton Rembes dan Bocor

By. Dion Mloto

Dunia atap memang tak lepas dari namanya rembes dan bocor kala musin hujan telah menghampiri kita semua (hee,.,.)

Penyebabnya pun bisa dari berbagai macam faktor. Contohnya pada atap dak beton, penyebab rembes dan bocor bisa dari pembuatan yang kurang sempurna. Maksudnya begini, pada saat pengecoran dak beton campuran antara pasir semen dan kerikil kurang imbang sehingga menyebabkan keretakan ketika begisting di bongkar serta beban yang tidak sesuai dengan daya dukung beton.

Luas penampang beton yang tidak di hitung cermat juga salah satu penyebab keretakan yang mengakibatkan rembes dan bocor saat dak tertimpa air hujan. Biasanya di lapangan hanya berdasarkan perkiraan bahwa beton ketebalan sekian senti dengan luas penampang sekian meter sudah kuat. Oke, bicara kekuatan mungkin sudah bagus. Toh juga meskipun nggak kuat, beton nggak akan ambruk seperti plapon gypsum sebab masih di tahan dengan tulangan besi.Tetapi bagaimana jika beton tersebut berhadapan dengan air?

Langsung saja ke pokok bahasan tentang cara mengatasi atap dak beton rembes dan bocor.

Apabila atap rumah berbahan genteng atau asbes mungkin cukup mudah mengatasi kebocoran. Terkadang ada di antara kita yang telah menggunakan aqua proof untuk mengatasi kebocoran atap, tetapi rembes dan kebocoran itu tidak kunjung usai. Kenapa bisa begitu? Tak lain dan tak bukan karena cara pemakaian bahan pelapis yang tidak sesuai. Intinya begini, menggunakan pelapis anti bocor sejenis aquaproof harus sesuai petunjuk penggunaannya, jangan hanya memburu irit lantas pemakaiannya hanya sekali oles, itu pun tipis pula.

Cara menggunakan aquaproof yang baik adalah dengan mengoleskan pada area yang di yakini retak atau bocor secara berulang, jadi pertama oleskan dengan kuas tipis dan merata, tunggu hingga lapisan pertama kering lalu timpa lagi olesan ke dua secara merata pula. Tunggu lagi sampai lapisan ke dua benar-benar kering, ulangi lagi untuk lapisan yang ke tiga. Semakin tebal semakin bagus sebab pelapis anti bocor ini ketika kering akan berubah menjadi sejenis karet elastis.

Kemudian kita berpindah topik ke atap dak beton rembes dan bocor, gimana cara mengatasinya? Untuk atap dak beton bisa kita gunakan aquaproof tetapi karena harganya cukup lumayan kita bisa menggunakan alternatif lain. Saran sih menggunakan flintcoat (bener salah ya tulisannya hee..) wis pokok’e itu

Dengan menggunakan flint coat dak beton yang bocor atau rembes bisa di atasi dengan mudah. Agak berbedda dengan aquaproof yang bisa langsung oles. Flint coat harus di aduk dengan tinner agar sedikit encer, dengan begitu aditif ini bisa masuk ke celah-celah retakan dak beton.Cara pelapisannya pun sama, yaitu dengan lapisan 1, di susul lapisan 2 dan seterusnya hingga tidak tampak lagi adanya benjolan/ celah beton yang dapat mengakibatkan air meresap.

Cara mengatasi atap dak beton rembes dan bocor selanjutnya adalah dengan menggunakan water proofing membrane. Bahan anti bocor yang satu ini bentuknya seperti karet lembaran mirip talang air tetapi lebih lentur dan lembut. Coating ini yang pasti kedap air dan di jamin tidak ada kebocoran lagi dengan catatan proses pemasangannya harus tepat.

Butuh ke ahlian khusus untuk memasang water proofing membrane sebab harus menggunakan kompor gas besar untuk melumerkan membran. Namun jika luasnya hanya 3 x 4 meter kita dapat melakukannya sendiri dengan bantuan camping gas dan nozzle nya. Syaratnya harus telaten pake banget hee..

Yang pasti untuk mengatasi atap dak beton rembes dan bocor dengan menggunakan membran ini kondisi dak harus benar-benar bersih dari kotoran (pasir, debu dll) agar membran yang telah di bakar mampu menempel dengan sempurna di dak beton. Cara pemasangannya sebagai berikut:

Setelah dak di bersihkan, membran jangan dulu di gelar (masih dalam keadaan tergulung)

Bakar sisi luar membran dengan kompor hingga terlihat leleh secara merata dari kiri ke kanan. Pastikan pembakaran tidak tembus ke sisi dalam membran karena akan bolong.

Gelar sedikit demi sedikit gulungan yang telah di bakar tersebut hingga ujung.

Setelah itu, susul pemasangan membran untuk dak sebelahnya, usahakan membran menimpah kira-kira 5-7 senti di atas membran yang sudah terpasang tadi.

Lanjutkan pembakaran hingga seluruh dak beton tertutup dengan membran.

Untuk sambungan, proses pembakaran harus 2 sisi, lapissan bawah dan atas harus menyatu seperti tambal ban.

Jika dak tersambung dengan tembok, alangkah baiknya plesteran tembok di kupas terlebih dahulu kira-kira 20cm. Pasang membran coating pada tembok dan gabungkan sisi bawah (yang menempel ke dak) dengan pembakaran sempurna. Tujuannya agar air tidak meresak melalui sambungan dak dengan tembok.

Satu lagi, apabila dak beton juga di fungsikan sebagai lantai, tempat jemuran mungkin lebih baik water proofing dengan membran di lapis dengan plesteran. Syukur-syukur sekalian di keramik.
Hal ini untuk menghindari terkoyaknya membran akibat benda-benda tajam di atasnya. Akan sia-sia kita kerja capek serta biaya mahal bukan?