BISNIS RESTO SIAP DI DISRUPTION

Atau paling tidak, akan ada pesaing yang sangat kuat.
Siap2 Gojek akan bikin kejutan. Sebentar
Menu Gofood yg ada saat ini, isinya akan didominasi menu makanan yg disediakan oleh resto milik Gojek sendiri.
Namanya #RebelFood.
Bisnis model #RebelFood sudah terbukti berhasil di India.
Kita lihat nanti seperti apa benturan yg akan terjadi antara resto dapur lokal dg Rebel Food.
BERSIAP BENTURAN
Teman-teman UMKM resto lokal bersiap-siaplah, karena #RebelFood sudah menabuh genderang perang. Mereka akan masuk ke Indonesia segera.
Paling lambat tahun depan, atau di akhor tahun 2021, ia akan membuka 100 dapur. Sekali lagi dapur, bukan restoran.
#RebelFood ini lahir di India. Tahun 2011. Foundernya dua orang. Jaydeep Burman dan Kallol Barnerjee. Pada tahun 2018 merubah brand nya menjadi #RebelFood Pvt. Ltd. Private, Limited.
Gak main-main, saat ini di India Rebel Food sudah bangun 235 dapur di 20 kota di India. Dan beraliansi dengan 1.600 restoran. Besaran pelanggannya total 2 juta pesanan setiap pekan.
Sesuai namanya, #RebelFood ini memang bisnis model pemberontakan.
Mereka melakukan pemberontakan pada status quo bisnis restoran yang tinggi pada modal, repot pada lokasi.
Bangun restoran itu tempatnya harus strategis, areanya harus luas, akhirnya biaya tempatnya mahal. Berbeda dengan dapur yang relatif minim area, dan gak perlu tempat strategis, yang penting ojeg online bisa masuk. Mobil logistik bisa drop bahan baku.
Beres
Hadirnya platform pesan antar melibas kebutuhan tempat sebagai inisiasi transaksi makanan. Maka #RebelFood ambil Positioning sebagai Online Food Ordering sedari awal. Mereka beroperasi tanpa restoran, hanya bangun tempat produksi, dan bangun kekuatan marketing sales via online. Dan boom.
Berhasil.
Kompetensi #RebelFood kini dilirik Gojek. Gojek berinvestasi 5 juta dollar ke #RebelFood untuk masuk ke Indonesia. Setelah OYO dari India masuk merambah manajemen ribuan property di Indonesia, kini untuk dapur pun India akan masuk.
Bersiap benturan.
Tulisan ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan seyogyanyalah kita harus berantisipasi, mawas diri, bersiap-siap dan bersaing secara umum di medan pertempuran pasar global.
Selamat mempersiapkan diri

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *